Syawalan Pekalongan
2026
Merayakan Kemenangan, Menjaga Warisan Leluhur
8 Syawal 1447 H · 28 Maret 2026Syawalan adalah hari raya kedua masyarakat Pekalongan — lebih meriah dari Idul Fitri itu sendiri. Jatuh pada 8 Syawal, perayaan ini bermula dari tradisi mengakhiri puasa sunnah Syawal selama enam hari, lalu meledak menjadi festival budaya berskala kota yang telah berlangsung ratusan tahun.
Tahun 2025, Pekalongan Raya kembali menggelar beragam acara khas — dari lopis raksasa pencetak rekor MURI, balon udara penuh warna, kirab gunungan megono, hingga tradisi jajan rakyat di sudut-sudut kampung. Berikut panduan lengkapnya.
“Lopis terbuat dari beras ketan yang memiliki daya rekat kuat — simbol persatuan masyarakat Pekalongan.”
— KH Ahmad Tubagus Surur, Mudir Syu’biyah Jatman Kota PekalonganDi Gang 8, lopis tahun 2025 mencatat rekor MURI dengan berat 2.041 kg, tinggi 235 cm, dan lingkar 250 cm — dibuat dari lebih setengah ton beras ketan yang dimasak selama 5 hari menggunakan satu truk kayu bakar. Di Gang 1, lopis lain berbobot 2,1 ton. Ribuan warga berebut potongan lopis yang diyakini membawa berkah.
Babak penyisihan I (23 Maret): Lap. Palapa (Pkl. Barat) & Lap. Peturen (Pkl. Timur). Babak penyisihan II (24 Maret): Lap. Palapa (Pkl. Utara) & Lap. Sokoduwet (Pkl. Selatan). Grand Final (28 Maret): Lapangan Mataram. Diikuti 86 tim dengan motif balon mulai dari batik Pekalongan hingga karakter populer.
Setelah kirab dari Balai Desa Linggoasri menuju panggung utama, ribuan warga berebut isi gunungan yang diyakini membawa keberkahan. Dalam 2025, belasan gunungan ludes diperebutkan dalam kurang dari 5 menit.
| Tanggal | Acara | Lokasi |
|---|---|---|
| 22–27 Mar | Pekan Syawalan Pantai Pasir Kencana | Kota Pekalongan |
| 23 Mar | Festival Balon Tambat — Penyisihan I | Lap. Palapa & Peturen |
| 24 Mar | Festival Balon Tambat — Penyisihan II | Lap. Palapa & Sokoduwet |
| 26–28 Mar | Pekan Syawalan Krapyak (Bazar, Gambusan, dll) | Krapyak, Pkl. Utara |
| 28 Mar | Haul KH Abdul Aziz & Ulama Banyurip | Makam Banyurip Ageng |
| 28 Mar | Haul KH Tohir bin KH Abdul Fatah | Makam Nyamplung, Jenggot |
| 28 Mar | Pemotongan Lopis Raksasa (Rekor MURI) | Krapyak Lor Gg. 8 & Gg. 1 |
| 28 Mar | Festival Balon Tambat — Grand Final | Lapangan Mataram |
| 28 Mar | Syawalan Megono Gunungan | Linggo Asri, Kajen, Kab. Pkl |
| 28 Mar | Getuk Lindri Terpanjang (350 m) | Desa Ambokembang, Kedungwuni |
| 28 Mar | Pesta 1000 Lengko | Desa Podo, Kab. Pekalongan |
| 28 Mar | Gunungan Gebral | Desa Pekajangan, Kab. Pekalongan |
Syawalan bukan sekadar seremoni — ia adalah bukti bahwa Pekalongan menyimpan kekayaan budaya yang hidup dan terus tumbuh. Dari lopis raksasa pencetak rekor hingga getuk lindri sepanjang tiga lapangan bola, setiap sudut Pekalongan Raya punya caranya sendiri untuk merayakan kemenangan.


