Pekan Balon Festival 2026: Puluhan Balon Hiasi Langit Pekalongan

Puluhan balon udara menghiasi langit Pekalongan pada Pekan Balon Festival 2026. Acara yang diselenggarakan Dinparbudpora ini bertujuan melestarikan tradisi Syawalan secara aman.

Admin

๐Ÿ‘๏ธ 191 kali dilihat

Kota Pekalongan, Selasa (24/3/2026) โ€” Puluhan balon udara berukuran besar kembali menghiasi langit Pekalongan pada hari kedua babak penyisihan Pekan Balon Festival 2026. Acara ini berlangsung di Lapangan Peturen, Tirto, dan Lapangan Leo, Krapyak, menarik perhatian warga setempat.

Festival tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan bersama Komunitas Sedulur Balon Pekalongan ini bertujuan melestarikan tradisi Syawalan masyarakat tanpa mengganggu keselamatan lalu lintas udara.

Perwakilan Dinparbudpora Kota Pekalongan, Fajar Dewa, menjelaskan bahwa tradisi menerbangkan balon sudah lama ada saat Syawalan, namun penerbangan liar sangat berbahaya karena dapat mengganggu lalu lintas udara dan lingkungan. “Tradisi menerbangkan balon sudah lama ada saat Syawalan. Namun jika dilakukan secara liar, itu berbahaya karena bisa mengganggu lalu lintas udara,” ujarnya. Festival ini menjadi wadah aman bagi 20 tim di setiap lokasi penyisihan, dengan 10 tim terbaik akan melaju ke final di Stadion Hoegeng pada 28 Maret 2026.

Seorang peserta dari tim Bahdihore dan Sa Ayana, Tajab, mengungkapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi, menyebut kegiatan ini sebagai hiburan positif bagi warga. Hal senada disampaikan Ayu, warga Medono, yang antusias menyaksikan langsung festival yang melibatkan berbagai pihak seperti Pemerintah Kota Pekalongan, kepolisian, TNI, dan AirNav Indonesia. Pekan Balon Festival tahun ini mengusung tema “Jaga Langit, Jaga Tradisi, Jaga Kota”, dengan harapan dapat meminimalisir penerbangan balon liar.

Tags

Related Post

×