Walikota Goes to School: Ajak Kebaikan dan Cegah Kemungkaran

Kota Pekalongan – Walikota Goes to School dalam rangka sosialisasi anti narkoba kali ini menyasar siswa dan siswi Madrasah Tsnawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Ribatul muta’alimin Kota Pekalongan, Senin (27/1/2020). Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE hadir memberikan pesan positif kepada para siswa seperti mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Say no to drug’s dan jangan sekali-kali mencoba barang haram narkoba. Mengkonsumsi narkoba termasuk dalam kemungkaran, karena itu saya mengajak agar senantiasa beramar makruf nahi mungkar, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran,” ajak Walikota Saelany.

Walikota Saelany mengaku belajar agama di sekolah ini, besar harapannya agar generasi penerus di sini andil dalam mencegah dan memerangi narkoba. “Sosialisasi anti narkoba ini kami lakukan setiap Senin dengan mendatangi sekolah-sekolah di Kota Pekalongan dalam rangka kampanye anti narkoba.

Dengan Gerakan dari Pemerintah Kota Pekalongan ini harapannya para guru dapat menyisipkan pesan untuk menjauhi narkoba dalam pembelajarannya. Selain itu, saya juga berharap peran para dai dalam ceramahnya untuk mengajak masyarakat Kota Pekalongan memerangi narkoba,” ungkap Saelany.

Saelany prihatin dengan maraknya kasus narkoba di Kota Pekalongan. Penyalahgunaan narkoba dalam segala bentuk dan jenisnya merupakan perusak masa depan generasi muda. Menghancurkan masa depan generasi muda sama saja menghancurkan bangsa.

“Penghancuran generasi ini telah dimulai sejak usia dini, hal itu bisa kita lihat dari berbagai asupan balita yang mengandung pengawet, zat kimia, hingga jajanan anak sekolah yang juga perlu untuk diwaspadai. Permainan game online yang kini menjangkiti para remaja dan anak-anak juga menimbulkan keprihatinan yang mendalam,” terang Saelany.

Disampaikan Saelany, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah maupun segenap unsur dalam masyarakat namun meningkatnya teknologi tidak mungkin untuk dihindarkan. “Tak henti-hentinya kami berpesan kepada anak-anakku untuk berhati-hati dalam menggunakan waktu yang ada. Jangan mudah terperdaya oleh bujuk rayu para pengedar yang seolah-olah berkedok teman dan atas nama solidaritas padahal ujung-ujungnya justru menjerumuskan kita,” tukas Saelany.

Sementara itu Kepala MA Ribatul muta’alimin Kota Pekalongan, Muhammad Akhzin mengaku senang dengan kedatangan Walikota Pekalongan beserta jajarannya. Ke depannya Akhzin mengaku akan menindaklanjuti sosialisasi anti narkoba ini bersama para guru. “Adanya Walikota Goes to School ini menambah semangat kami untuk menggelorakan semangat anti narkoba,” pungkas Akhzin.

Hadir dalam Walikota Goes to School para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Kapolsek Pekalongan Timur. Usai apel bersama dan penandatanganan stop narkoba, dilanjutkan koordinasi antara Pemkot Pekalongan, Polsek Pekalongan Timur, dan para guru di MTs dan MA Ribatul Muta’alimin.

Sumber Dinkominfo Kota Pekalongan

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: