Pemkot Dorong Koperasi Wanita Dharma Rini Kembangkan Usaha

Kota Pekalongan – Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE membuka kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-36 Koperasi Wanita Dharma Rini Kota Pekalongan Tutup Buku Tahun 2019 di Aula PKK, Selasa (3/3/2020). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Saelany memuji koperasi wanita yang dinilai cukup tangguh dan mandiri dalam mempertahankan eksistensinya selama 36 tahun ini.

Koperasi Wanita Dharma Rini Kota Pekalongan kini beranggotakan 229 orang. Tak hanya itu, koperasi ini juga telah berhasil membukukan aset kisaran Rp800 juta dengan modal mandiri. “Ke depan, mungkin bisa dilakukan berbagai terobosan untuk semakin menghidupkan koperasi Wanita Dharma Rini ini. Dukungan dari Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) akan diteruskan untuk mengoptimalkan kinerja koperasi ini,” tandas Saelany.

Saelany juga mendorong Koperasi Wanita Dharma Rini Kota Pekalongan agar dapat memiliki usaha lain untuk dikembangkan seperti catering dan sebagainya. Selain itu, Saelany berharap ke depan Koperasi Wanita Dharma Rini tidak hanya berisi usaha simpan pinjam semata, melainkan dapat menggerakkan bisnis sebagai wadah yang menampung hasil usaha para anggotanya. Dengan demikian, keberadaan koperasi ini juga akan ikut bersama mengembangkan usaha dan kesejahteraan anggotanya. “Atas nama pemkot, saya apresiasi koperasi ini. Semoga ke depannya ada usaha lain yang dapat dikerjasamakan dengan Pemkot Pekalongan,” ujar Saelany.

Advertisement

Dalam RAT ini, Ketua Koperasi Wanita Dharma Rini, Retno Urip menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus serta pengawas koperasi tutup buku tahun 2019, ini merupakan tahun ke-36. Bersamaan dengan RAT ini, diserahkan pula SHU dan simpanan para anggota. “Setahun ini koperasi kami fokus simpan pinjam. Pada RAT ini disampaikan pertanggungjawaban dan membuat rencana program tahun 2020. Rencana kerja sama koperasi belum berubah, fokus simpan pinjam dan kami punya satu toko di Setda Kota Pekalongan,” papar Urip.

Disampaikan Urip bahwa Koperasi Wanita Dharma Rini telah berdiri sejak 1983 ini modalnya mandiri, asetnya Rp800 juta dan tidak memiliki hutang pihak ketiga. “Dalam kegiatan simpan pinjam ini kami gunakan prinsip kepercayaan. Kami tetap hati-hati meskipun koperasi kami meminjamkan uang tanpa agunan,” pungkas Urip.

Sumber Dinkominfo Kota Pekalongan

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: