Jumlah Pencari Kerja di Kota Pekalongan Meningkat

Kota Pekalongan – Di fase penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), jumlah pencari kerja (pencaker) di Kota Pekalongan terus mengalami peningkatan. Setiap harinya beberapa pencari kerja mendatangi Kantor Dinas Perindustrian da Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan untuk mencari informasi lowongan pekerjaan.

Kepala Dinperinaker melalui Kepala Seksi Penempatan Kerja, Heryu Purwanto, menyampaikan bahwa Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat terus berupaya menyerap para pencari kerja (pencaker) di Kota Pekalongan. Hal ini dilakukan dengan terus menyampaikan informasi lowongan kerja kepada masyarakat dan melakukan penempatan kerja guna mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan. Pihaknya juga memastikan, pelayanan kepada pencaker pada masa pandemi tetap mengutamakan protokol kesehatan. Sebelum masuk ruang pendaftaran, pencaker wajib cuci tangan di wastafel yang telah disediakan Dinperinaker. Selain itu pencaker juga harus menggunakan masker dan menerapkan physical distancing.

“Iya memang betul pasca penerapan AKB, untuk jumlah pencari kerja beberapa minggu terakhir ini ada peningkatan. Yang tadinya sebelum ada AKB, sebulan hanya berkisar 10-20 orang saja, akhir-akhir ini sudah mencapai 20-50 orang per bulan,” terang Heryu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2020).

Advertisement

Menurut Heryu, peningkatan jumlah pencari kerja ini seiring banyaknya lulusan baru baik di tingkat SMA/SMK dan Perguruan Tinggi, pekerja yang dirumahkam maupun di PHK serta sudah mulainya banyak perusahaan yang beroperasi kembali. Peningkatan jumlah pencari kerja ini, lanjut Heryu, juga sebanding dengan melonjaknya pemohon Kartu Pencari Kerja atau AK1.

“Mayoritas pencaker yang datang mencari informasi ke kantor kami didominasi lulusan baru SMK dan beberapa jenjang S1 Perguruan Tinggi. Jumlah pemohon kartu AK1 juga mengalami kenaikan, namun yang sudah melek teknologi kami arahkan untuk bisa mengurus AK1 maupun memanfaatkan aplikasi bursa kerja online (e-makaryo) yang digagas secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mencari perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Selain itu, kami juga tetap rutin menempel informasi lowongan kerja di papan pengumuman di depan kantor kami untuk bisa dibaca oleh para pencaker,” tandasnya.

Sumber Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: