Jelang Pilwalkot, ASN Harus Netral

Kota Pekalongan – Menjelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) bulan Desember mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menekankan sikap netral kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pekalongan untuk tidak memihak pada kepentingan suatu kelompok.

Jajaran ASN Pemkot Pekalongan mengikuti Webinar Netralitas ASN yang mengusung tema Membangun Meritokrasi dan Demokrasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Rabu, (21/10/2020). Seperti yang dilakukan oleh ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan, seluruh jajaran ASNnya mengikuti webinar tersebut.

Saat ditemui di Setda setempat, Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih SE MSi mengungkapkan bahwa ASN di Kota Pekalongan harus netral menjelang pilwalkot ini. “Jangan sampai ASN terkena sanksi karena melanggar aturan yang telah ditetapkan,” tegas Ning.

Advertisement

Disampaikan Ning, netralitas di sini berarti ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh maupun mendukung salah satu pihak dalam pilwalkot. “ASN adalah pelayan masyarakat sehingga harus netral dan tidak boleh menunjukan keberpihakannya,” kata Ning.

Menurut Ning sikap netralitas ASN tidak membuat ASN kehilangan hak pilihnya dalam pilwalkot. Netral bukan berarti tidak boleh memilih, ASN tetap memiliki hak pilih dalam Pilwalkot 2020. “Saya berharap semua ASN di Kota Pekalongan tidak terang-terangan mendukung salah satu bakal calon walikota dan wakil walikota dalam kampanye,” pungkas Ning.

Sumber Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: