10.000 Warga Kota Pekalongan Terima BST Tahap I – PEKALONGAN INFO
Kota Pekalongan 

10.000 Warga Kota Pekalongan Terima BST Tahap I

Kota Pekalongan – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat untuk Kota Pekalongan diserahkan hari ini di Halaman Kantor Pos Kota Pekalongan, Jumat (8/5/2020). BST Tahap I untuk warga terdampak Covid-19 ini diserahkan ke 10 ribu penerima melalui PT Pos Indonesia.

Penerima akan menerima BST sebesar Rp600.000 selama 3 bulan ke depan. Pencairan tahap pertama dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE hadir pada pencairan BST untuk memantau secara langsung agar pelaksanaan penyerahan bantuan dapat berjalan tertib.

Walikota Saelany mengapresiasi Kantor Pos Kota Pekalongan yang telah menyiapkan sarana dan prasarana dengan baik. Bahkan telah menjadwalkan per hari satu kelurahan. “Biasanya kalau pelaksanaan pembagian sepe4ti ini warga berduyun-duyun datang. Dengan bantuan keamanan dari Polres Pekalongan Kota alhamdulillah warga tertib,” tutur Saelany.

Sementara untuk data penerima dikatakan Saelany merupakan data lama, sehingga Saelany yakin dalam pencairan BST tersebut banyak yang salah sasaran. Untuk itu pihaknya mengimbau bagi masyarakat yang sudah tidak berhak menerima untuk diberikan kepada warga lain yang benar-benar membutuhkan. “BST ini menyasar ke 10 ribu warga, ada pula bantuan lain dari APBD Kota Pekalongan sebanyak Rp200.000 selama tiga bulan untuk sasaran lain. Jangan sampai ini menimbulkan masalah karena bantuan yang dari APBD tak sebanyak BST,” terang Saelany.

Selanjutnya, kepala Kantor Pos Kota Pekalongan, Rio Ananda menjelaskan, terdapat 3 tahap dalam pencairan BST. Ada tiga mekanisme yang dilakukan untuk penyaluran yakni melalui loket kantor pos, komunitas, dan pengantaran. “Mekanisme penyaluran BST yang digunakan yakni melalui loket dan pengantaran. Untuk pengantaran tidak semua karena karakter alamat yang kadang sulit ditemukan,” ungkap Rio.

Terkait protokol kesehatan, Rio menegaskan bagi penerima BST diharuskan memakai masker ketika mengantre saat pencairan. Jika didapati warga tidak mengenakan masker maka bantuan tersebut tidak diberikan.

Sumber Dinkominfo Kota Pekalongan

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Baca juga

Leave a Comment