PAGUYUBAN BAHUREKSO DEDIKASIKAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

KAJEN  –  Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM menghadiri acara pengukuhan pengurus  paguyuban Kepala Desa/Lurah Bahurekso Kabupaten Pekalongan periode 2021-2025 yang dilangsungkan di Pendopo Kajen, Rabu (06/10) siang. Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH, Ketua DPRD Hj Hindun.,MH, Ketua Dekranasda Ashraff,  Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, perwakilan kejaksaan, perwakilan Dandim, kepala Dinas PMD P3A PPKB Subagyo, para camat yang hadir dan para pengurus Bahurekso 2021-2025.

Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilihnya para pengurus periode 2021 -2025 dan berharap  para pengurus yang terpilih dan dikukuhkan dapat bekerja maksimal sesuai fungsinya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan beberapa poin, diantaranya  posisi Kabupaten Pekalongan yang saat ini berada di level  3 untuk kasus covid. Menurutnya, hal ini salah satunya disebabkan sebagian warga yang belum divaksin. “ Saya yakin bapak/ibu kepala desa sudah maksimal, termasuk bupati/wakil,  dandim, kapolres, DPRD sudah bekerjasama membuat covid di kabupaten Pekalongan turun. Tapi ternyata indikasi penghitungan kita masuk di level 3 itu karena kita masih banyak yang belum divaksin. Jadi saya minta bapak/ibu kepala desa/lurah agar sama sama, khususnya mengajak yang sepuh untuk mau divaksin,” ujar Fadia.

Dijelaskan, vaksinasi merupakan ihktiar maksimal untuk menghindari  covid. “ Ikhtiar maksimal yang kita lakukan adalah vaksin. Tapi kalau vaksin kita ngga mau, ini susah. Begitu level naik, kita semua ikut susah. Kita seluruh jajaran pemerintahan kabupaten Pekalongan khususnya bapak/ibu kepala desa/lurah , agar yang tidak mau divaksin ini diberi edukasi/pengertian,” pintanya.

Bupati menjelaskan bahwa upaya vaksinasi yang ditempuh adalah dengan menyerbu di tiap kecamatan.  Contohnya di Kecamatan Kesesi telah kita serbu sampai ke desa desa. Satu kecamatan itu sel;uruh desa kita masuki semua.,” lanjutnya.

Advertisement

Ditambahkan pula bahwa vaksinasi juga telah diterapkan di lingkungan sekolah bahkan sebagai syarat mengikuti ujian sekolah.  Dengan demikian diharapkan seluruh warga Kabupaten Pekalongan mendapatkan vaksin semua.

Selain vaksinasi, Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa  Pilkades akan segera digelar. Untuk itu ia meminta segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik, termasuk dalam pelaksanaannya situasinya harus kondusif jangan sampai terjadi kegaduhan dan kerumunan.

Poin lainnya yaitu tentang Bumdes yang saat ini tengah merambah di desa-desa. Bupati menegaskan bagi desa yang mempunyai potensi/keunikan tersendiri, pihaknya akan membantu mensosialisasikan agar dikenal sampai ke luar daerah. “ Nanti kita bantu sosialisasikan, desa- desa yang punya keunikan, kita promosikan supaya orang orang dari luar daerah tahu bagaimana indahnya desa-desa di Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.

Sementara itu  ketua umum Paguyuban Kepala Desa/Lurah Bahurekso terpilih, Drs Hartono Taslani ( Lurah Ponolawen) mengungkapkan Lurah/Kepala desa senantiasa akan mengabdi kepada masyarakat. “ Paguyuban Bahurekso akan bersinergi dengan Forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua unsur yang bisa mendukung paguyuban Bahurekso menjadi besar. Paguyuban Bahurekso akan melejit menjadi besar dengan dibantu semua unsur ,” ungkap Hartono.

Hartono juga menegaskan pihaknya  akan mendukung visi misi Bupati Wakil Bupati untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.

Berbagi ke. . .
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: