PEKALONGAN – Suasana sunyi di Jalan Kartini, Kota Pekalongan, mendadak ramai pada Sabtu (21/2/2026) dini hari. Hal ini dipicu oleh keributan antara seorang pengemudi ojek online (ojol) ShopeeFood dengan pemilik rumah terkait pengantaran pesanan dengan metode pembayaran Cash on Delivery (COD). Peristiwa bermula ketika seorang driver ShopeeFood tiba di lokasi tujuan untuk mengantarkan pesanan pada dini hari, namun pemesan tidak memberikan respons meski sudah dihubungi berkali-kali melalui telepon maupun pesan singkat.
Melihat kondisi tersebut, seorang warga di sekitar lokasi menyarankan agar driver membuka pintu gerbang untuk memanggil pemesan secara langsung. Mengikuti saran tersebut, driver membuka gerbang sambil berteriak memanggil nama pemesan agar makanan bisa segera diserahkan. Tak lama kemudian, seorang penghuni rumah yang diduga Asisten Rumah Tangga keluar membawa uang pembayaran dan menerima pesanan tersebut.
Namun, ketegangan justru muncul ketika pemilik rumah mengetahui ada orang asing yang masuk ke area pekarangan. Pemilik rumah sempat memberikan teguran keras dan menegaskan agar kurir cukup menunggu di depan pagar demi alasan privasi dan keamanan. Merasa telah mengikuti arahan orang sekitar dan hanya berusaha profesional agar pesanan COD segera terbayar, driver pun mencoba menjelaskan kronologi kejadian.
Adu argumen yang terjadi di lokasi kemudian memicu solidaritas rekan sesama ojol, hingga sejumlah driver dari berbagai wilayah di Kota Pekalongan berdatangan ke lokasi untuk meminta klarifikasi. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak terkait langsung melakukan mediasi di tempat. Setelah kedua belah pihak memaparkan penjelasan masing-masing, diketahui bahwa insiden ini murni merupakan kesalahpahaman komunikasi. Masalah tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir damai tanpa ada tuntutan lanjutan.
Sumber: Admin Muhamad Rizki via WhatsApp

