Kota Pekalongan – Keberadaan perempuan turut berpartisipasi serta berkontribusi secara langsung di dalam lingkungan, mereka menjalani perannya di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan juga adalah penentu arah generasi selanjutnya. Sebagai upaya untuk menambah wawasan bagi perempuan, pemerintah kota Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) berkolaborasi dengan TP PKK Kota Pekalongan menyelenggarakan ladies program bagi istri aparatur sipil negara yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan pengurus PKK Kota Pekalongan, bertempat di hotel Horison, Selasa (2/8/2022).

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid turut hadir membuka kegiatan tersebut, menurutnya ladies program bagi istri ASN sangat bermanfaat, sebab pendidikan karakter tidak hanya dibutuhkan dalam mendidik buah hati mereka saja, namun juga dibutuhkan untuk mendampingi para suami dalam bersikap untuk menghadapi masyarakat, memberi tauladan yang baik lingkungan sekitar serta menjaga nama baik pemerintah kota Pekalongan.

“Dharma Wanita ini kan istri ASN, PKK pengurusnya juga banyak dari tokoh-tokoh masyarakat, mudah-mudahan sangat bermanfaat pendidikan karakter untuk diajarkan semua bagaimana cara bersikap, berpakaian, bagaimana menghadapi masalah, ini membawa ilmu baru buat mereka ada perubahan baik pola pikir, pola bersikap maupun cara berpakaian,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan ladies program merupakan inisasiasi darinya dan kemudian menggandeng DPMPPA dalam penyelenggaraannya. Bagi Inggit, seorang istri memiliki peran yang positif bagi keberhasilan suami sehingga perilaku seorang istri dapat menjadi contoh bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Ladies program hari ini kita dari PKK, saya yang menginginkan jadi ini dari DPMPPA yang mengadakan untuk ladies program pesertanya dari TP PKK Kota Pekalongan dan juga DWP Kota Pekalongan jadi harapannya sebagai istri para kepala OPD dan juga selaku pengurus di dalam organisasi biar bisa memposisikan diri,” kata Inggit.

Ladies program diharapkan menjadi wadah bagi para istri atau kaum perempuan khususnya TP PKK untuk belajar dan menimba pengetahuan untuk lebih berhikmat dalam membawakan diri, berintegritas serta tetap tangguh menghadapi segala kemungkinan. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan edukasi terkait pendidikan karakter, kecakapan berbicara, cara berjalan dan duduk serta table manner yang disampaikan oleh Dr. Dra. Martuti,MM dari BPSDMD Provinsi Jawa Tengah.

“Para istri ini diharapkan nanti untuk pembentukan karakter supaya bisa menunjang dan mendukung suami sebagai aparatur sipil negara, jadi bisa tahu cara bersikap, berbicara dan memposisikan dirinya, semua yang dilakukan sesuai dengan tupoksinya jangan sampai menyalahi atau melangkahi aturan yang ada,” pungkasnya.

(Tim Komunikasi Dinkominfo Kota Pekalongan)

Berbagi ke. . .
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *