Pekalongan digegerkan oleh aksi sekelompok anak di bawah umur yang membuat kerusuhan di area Pasar Bligo, Kota Pekalongan. Kejadian yang berlangsung pada Kamis (5/3) sekitar pukul 19.00 WIB ini menyebabkan gangguan ketertiban umum, penutupan jalan, dan penggunaan petasan yang meresahkan warga.
Insiden bermula dari arah sebelum lampu merah menuju Bebekan, di mana anak-anak tersebut secara perlahan menutup akses jalan bagi pengendara lain. Mereka juga menyalakan petasan dan kembang api, menciptakan suasana yang tidak kondusif. Aksi tersebut mencapai puncaknya di lampu merah Pasar Bligo, saat beberapa saksi mata berhasil merekam kejadian tersebut sebagai bukti adanya pelanggaran ketertiban.
Dampak langsung dari kerusuhan ini sangat terasa. Lalu lintas di sekitar Pasar Bligo menjadi tersendat parah, karena kendaraan roda empat kesulitan untuk menyalip dan memperlambat laju kendaraan di belakangnya. Lebih lanjut, seorang warga yang sedang melintas dilaporkan terkena abu petasan, mengakibatkan mata merah dan perih, menunjukkan bahaya dari tindakan sembrono tersebut.
Saksi mata menduga bahwa kejadian ini memiliki pola serupa dengan konvoi yang terjadi di exit tol Pekalongan pada minggu sebelumnya, yang juga melibatkan anak-anak di bawah umur. Meskipun demikian, tidak ada laporan mengenai kerusakan fasilitas umum atau tindakan anarkis lainnya selain penutupan jalan dan penyalaan petasan yang mengganggu.
Merespons kejadian ini, pihak berwajib diharapkan dapat segera menindaklanjuti dan melakukan penertiban agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan mengganggu kenyamanan serta keamanan masyarakat. Warga diimbau untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


