Remaja Kraton Lor Pekalongan Jaga Tradisi Berbagi Nasi Ramadan

Remaja di Kraton Lor Gang 3A, Kota Pekalongan, rutin menjalankan tradisi berbagi nasi selama bulan puasa. Inisiatif mandiri ini melawan stigma negatif.

Admin

๐Ÿ‘๏ธ 288 kali dilihat

Pekalongan, Rabu (15/5/2024) โ€” Di tengah maraknya isu negatif yang sering menerpa kalangan muda, sekelompok remaja di Kraton Lor Gang 3A, Kota Pekalongan, justru menunjukkan sisi inspiratif. Secara swadaya, mereka rutin menjalankan tradisi berbagi nasi selama bulan puasa sebagai bentuk edukasi positif bagi rekan sebaya.

Berbeda dengan banyak kegiatan sosial yang biasanya terafiliasi dengan lembaga tertentu, gerakan ini murni lahir dari inisiatif para remaja setempat. Mereka bahu-membahu mulai dari mengumpulkan dana, mengolah bahan makanan, hingga memasak sendiri menu yang akan dibagikan.

Kegiatan memasak bersama ini bukan hanya soal mengisi perut orang yang membutuhkan, melainkan sebuah aksi sederhana untuk kembali “memanusiakan manusia”.

Tradisi ini sebenarnya bukan hal baru. Bagi warga Kraton Lor Gang 3A, aksi berbagi nasi sudah menjadi bagian dari budaya kampung yang diwariskan untuk menjaga rasa kepedulian sosial. “Kami ingin membuktikan bahwa tidak semua remaja di Pekalongan terjebak dalam kegiatan negatif. Kami ingin memberikan contoh bahwa hal kecil seperti ini bisa berdampak besar bagi lingkungan,” ujar salah satu perwakilan remaja.

Melalui aksi ini, diharapkan stigma negatif terhadap gerombolan anak muda dapat terkikis. Dengan terus konsisten menjalankan tradisi ini, remaja Kraton Lor Gang 3A berharap gerakan mereka bisa memicu semangat serupa di wilayah lain di Pekalongan. Selain menjadi ajang silaturahmi antar-pemuda, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan masih tumbuh subur di tangan generasi penerus bangsa.

Tags

Related Post

×